tidurlah kekasih....
tidurlah, kekasih. tidurlah. pejamkan matamu, ikutkan kantuk yang membujuk. tujulah seberang impian itu, sehingga kau terlelap dalam senyum.
duduk di samping pinggulmu, kukagumi lentik bulu matamu yang rebah. baru kutahu, dalam lelap pun kau bisa begitu indah. keningmu yang bersih, yang selalu kau tempeli punggung tanganku ketika berpamit, begitu bersih. maafkan, jika tak dapat kutahan bibir ini untuk menciumnya.
tapi kekasih, kenapa napasmu mengeras? adakah ciumanku mengganggumu? atau impimu sedikit berjeda? ahh-- lama sekali aku tak melihat sempurna tidurmu. biasanya, sehabis bercinta, akulah yang tertidur, dan kamu hanya tersenyum sambil memandangi alisku, yang katamu tebal. sering, sebelum terlelap, kau garisi alisku dengan telunjukmu, dan kau selalu senang kalau aku terganggu. tapi kini, melihat alismu yang tipis, dengan keringat halus yang membeningkan garisnya, wajahmu nyaris seperti sketsa, dengan kehalusan arsir yang sempurna. tuhan barangkali tengah tertawa ketika menciptakanmu. dan pasti Dia juga tengah bersuka, sehingga menjadikan kau bilah rusukku.
aku tak tahu kamu memimpikan apa, sehingga bibirmu membuka. ahh-, jika engkau tidak pulas, pastilah bukaan bibir itu kuanggap sebagai tantangan untuk menciummu. engkau tahu sayang, menciummu adalah mendapatkan kesegaran, kelembutan alamiah. kekenyalan yang mendatangkan ricik air di kali bening, hujan tipis berkabut, dan... berahi. tapi kamu, ahh-- selalu menakaliku tiap berciuman. selalu kau tarikkan bibirmu, tersenyum, menikmatiku yang sesaat terbebas dari nikmat. "aku suka melihatmu seperti haus..." bisikmu, sebelum kulekapkan bibirmu.
tidurlah kekasih, tidurlah. malam ini kuwakafkan waktu untuk menjagamu. akan kumanterai ubun-ubunmu, dengan doa-doa jutaan tahun, agar cinta kita terikat, seperti takdir adam dan hawa yang selalu merapat. akan kurajahi dahimu dengan isim yusuf, sehingga cahaya cinta zulaikha menapasimu.
tidurlah kekasih, tidurlah. jemputlah impimu, dan ceritakan padaku, nanti. karena kutahu, dalam mimpimu pun, kita selalu bersatu. tidurlah cintaku, bilah rusukku, ibu anak-anakku, lelaplah....
duduk di samping pinggulmu, kukagumi lentik bulu matamu yang rebah. baru kutahu, dalam lelap pun kau bisa begitu indah. keningmu yang bersih, yang selalu kau tempeli punggung tanganku ketika berpamit, begitu bersih. maafkan, jika tak dapat kutahan bibir ini untuk menciumnya.tapi kekasih, kenapa napasmu mengeras? adakah ciumanku mengganggumu? atau impimu sedikit berjeda? ahh-- lama sekali aku tak melihat sempurna tidurmu. biasanya, sehabis bercinta, akulah yang tertidur, dan kamu hanya tersenyum sambil memandangi alisku, yang katamu tebal. sering, sebelum terlelap, kau garisi alisku dengan telunjukmu, dan kau selalu senang kalau aku terganggu. tapi kini, melihat alismu yang tipis, dengan keringat halus yang membeningkan garisnya, wajahmu nyaris seperti sketsa, dengan kehalusan arsir yang sempurna. tuhan barangkali tengah tertawa ketika menciptakanmu. dan pasti Dia juga tengah bersuka, sehingga menjadikan kau bilah rusukku.
aku tak tahu kamu memimpikan apa, sehingga bibirmu membuka. ahh-, jika engkau tidak pulas, pastilah bukaan bibir itu kuanggap sebagai tantangan untuk menciummu. engkau tahu sayang, menciummu adalah mendapatkan kesegaran, kelembutan alamiah. kekenyalan yang mendatangkan ricik air di kali bening, hujan tipis berkabut, dan... berahi. tapi kamu, ahh-- selalu menakaliku tiap berciuman. selalu kau tarikkan bibirmu, tersenyum, menikmatiku yang sesaat terbebas dari nikmat. "aku suka melihatmu seperti haus..." bisikmu, sebelum kulekapkan bibirmu.
tidurlah kekasih, tidurlah. malam ini kuwakafkan waktu untuk menjagamu. akan kumanterai ubun-ubunmu, dengan doa-doa jutaan tahun, agar cinta kita terikat, seperti takdir adam dan hawa yang selalu merapat. akan kurajahi dahimu dengan isim yusuf, sehingga cahaya cinta zulaikha menapasimu.
tidurlah kekasih, tidurlah. jemputlah impimu, dan ceritakan padaku, nanti. karena kutahu, dalam mimpimu pun, kita selalu bersatu. tidurlah cintaku, bilah rusukku, ibu anak-anakku, lelaplah....



14 salam:
hwaaaa, pingin banget jadi bilah rusuk mu, sayang sudah ada bilah rusuk mu itu, hehehe
dia pasti kecapek-an abis bercinta, biarkan tidur lelap yah, jangan di ganggu dengan cium mu *hii nakal deh*
ini yang punya blogs kmana seh? kok gak di rampungkan kerja nya?
yaah gua taau gaya bahasa siapa punya ini !!!
pantes kalo dibilang si pemuas kata kata ya..;)
wele...weleh.. piye to mas ...
Penggambaran 'rasa'nya puas banget. Fotonya juga cantik ;)
berbahagialah semesta karena sang pecinta sudah sampai di ujung hendaknya...hehehehe....nice blog...
Waow.....thats really wonderfull....hampir mirip yah ama puisiku yang impian malam, hanya aja puisiku utk kaum adam...boleh dung kita kenalan hehehe
gue link yah, suka banget soalnya ama blogna
sayang.... aku tidur terus...
kapan kau bangunkan aku dengan kecupan mu...
ahh.. jadi pengin... :p
ya jelas beda..
curhat itu kejadian real..
kalo yg saya tulis ada unsur imaginasinya..
lagian males mikirin bla..bla..bla..
saya cinta kebebasan..
tho saya bukan redaktur majalah..
saya bukan sastrawan..
atau apa pun..
mungkin saya juga ga bakalan menjadi profesional utk bidang ini..
kalau yg dikatakan penulis profesional itu harus mikirin banyak bla..bla..bla..
malessss..
hidup ini jgn dibawa repot..
selama saya fun..
males mikirin org mau 'hina' apa..
maaf, sudah mulai cape menanggapi komen2 seperti itu..
padahal blog itu udah lama 'ditinggal'..
heran..
masih ada aja yg 'sibuk' ngurusin..
-tangandinginseorangNieke,,-
Hi, this is not so related to your page, but it is the site you asked me 1 month ago about the abs diet. I tried it, worked well. Well here is the site
Hi again, see tthis is the site i told you i signed up to. It has some nice information about how to make money using OPP, i think you might find it interesting. here it is. bye!
Post a Comment
<< Home